Laporan Laba dalam Retail Umum, Diskon Nota


Usaha dagang pada sebuah Mart atau toko kelontong, jarang mempunyai potongan penjualan/diskon per nota. Hal ini dikarenakan, konsep diskon nota, biasanya diberikan oleh pemilik usaha, kepada customer yang sudah menjadi Pelanggan.

Dalam keseharian, konsep ini sering dijumpai dalam toko-toko yang mempunyai persiangan cukup ketat, misal yang berlokasi di sebuah pasar. Mereka mempunyai usaha dalam ”mengikat” pelanggan, salah satunya dengan memberkan diskon nota.

Konsep diskon nota ini, pastinya akan mengurangi nilai laba/keuntungan yang diterima. Lihat gambar di bawah ini.

Laporan Laba dengan Diskon Nota

Dalam ranah seorang developer sistem informasi,.dalam membuat normalisasi laporan di atas, mesti dapat memisahkan entitas tabel yang ada. Mendesain struktur database, selain mengerti konsep relasi tabel juga mengerti tentang proses bisnis. Untuk kasus ini, hubungan relasi proses bisnis yang terjadi adalah, penjualan yang meliputi beberapa item barang. Tiap item barang yang dijual, mempunyai diskon item, sehingga mempengaruhi laba per item. Total laba item, kemudian dikurangi lagi dengan diskon per nota.

Analisa laporan di atas, adalah:
Tampak dalam laporan, diskon per nota terpisah dengan diskon per item, artinya diskon per nota ”melekat” pada tabel Header nya..yaitu tabel Jual.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: