Usaha tiketing Tour Travel


Dalam usaha tiketing Tour Travel, mempunyai pencatatan yang berbeda dengan transaksi usaha retail/dagang. Terlebih jika Tour Travel yang langsung bertransaksi dengan pihak maskapai penerbangan, sebagai ”penjual” jasanya. Secara singkat, ada setidaknya 2 tahap transaksi:
1. deposit ke rekening maskapai penerbangan
ini artinya, secara tidak langsung telah membeli tiket (indent sejumlah tiket)
2. melayani transaksi langsung dengan calon penumpang yg datang ke kantor,bisa pembayaran Cash atau pun gesek kartu.
3. Melayani transaksi para sub agen, dan biasanya berupa pembayaran tempo., shg menimbulkan piutang..

Suatu transaksi yang tidak begitu padat, masih dapat dicukupi dengan software ms excel. Akan tetapi jika sudah mempunyai jumlah frekuensi transkasi yang minimal sehari 50 ke atas, pencatatan komputersasi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Hal ini akan dapat meningkatkan efektifitas kerja karyawan, lebih cepat selesai dan dapat melaporkan secara mudah serta akurat. Ini terlebih pada transaksi piutang, karena baru akan dilunasi per periode waktu yang akan datang. Total akumulasi piutang per agen, menjadi masalah, tersendiri jika sudah menumpuk transaksi dan monitoring nota-nota yang sudah dan atau belum terbayarkan.

lap pelunasan

Satu Tanggapan

  1. saya ingin mengetahui lebih lanjut system ini,,gimna caranya..??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: