Bengkel dan Komisi teknisi


Mobil atau motor dan semua kendaraan bermesin pastilah ada kalanya memerlukan perbaikan ke bengkel. Dalam suatu kesempatan di bengkel, disamping membetulkan/reparasi mesin yang rusak terkadang mesti membeli spare part nya. Dalam usaha bengkel, merupakan gabungan usaha jasa dan retail barang.

Bengkel yang telah mapan, akan mempunyai beberapa teknisi yang bekerja. Adalah tidak adil apabila setiap teknisi mempunyai pendapatan yang sama. Teknisi yang senior dan lebih banyak menangani kendaraan yang masuk bengkel tentunya mempunyai pendapatan yang lebih besar. Dan terkadang akan dibedakan lagi, misal teknisi, asisten teknisi, kepala divisi dan lain lain.

Pendapatan teknisi, selain dari gaji pokok ( yaitu uang makan per bulan ) adapula diperoleh dari teknisi melakukan ”servis”. Suatu servis atau reparasi, adalah suatu jasa yang dibuatkan kode dan nilai jualnya di modul Stok/barang. Dalam modul Stok, terdapat kategori Jasa, yang dapat diberi komisi tiap-tiap barang yang dijual. Komisi ini nantinya akan diberikan ke teknisi tiap bulan dalam rekap laporan.

Kebijakan pemilik usaha, apakah akan memberikan tiap barang tertentu komisi atau tidak,.semua tinggal mengisikan pada kotak isian di modul barang. Apabila dalam konsep database manajemen relasional,.rekapan komisi teknisi akan diperoleh dengan menghitung di tabel detailjual.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: